Assalamualaikum wr.wb.
wah wah, judulnya alay-alay gitu ya...
yah sebenarnya saya akhir-akhir ini memang merasa GASLU alias ( Galau Selalu ).penyebabnya ada banyak antara lain ketika melihat cewek cantik mengedipkan mata sambil tersenyum manis memandang saya, saya merasa malu saat itu dengan pipi yang memerah dan saya membalas nya dengan sebuah senyuman juga, tapi reaksi nya agak aneh, dia terlihat agak sedikit kesal, saat itu juga saya mendengar suara dibelakang saya dan langsung kutengok ke belakang, ternyata ada seorang cowok dibelakang, terlihat cewek cantik tadi melambaikan tangan ke arah cowok dibelakang itu, yah ternyata dia tersenyum sama yang itu, saat itu saya merasa mulai GASLU ( Galau Selalu ).
beberapa hari berlalu saya tetap merasa GASLU, saya pun berencana untuk pergi ke suatu tempat yang tenang dan damai, sore hari saya berencana jalan-jalan ke atas gunung di daerah perbukitan ditempat saya banyak tempat yang bisa didaki dengan jalan kaki, lumayan agak jauh tapi tidak mengecewakan karna pemandangan nya cukup bagus ketika sampai di atas.
huh, melelahkan memang, butuh waktu satu jam untuk mendaki ke atas, sesekali saya melihat monyet menjulurkan lidah dan melempari saya batu, mungkin dia mengaggap saya orang asing yang mengganggu mereka.
Sesampainya diatas gunung, saya menyandarkan diri di sebuah pohon, karna kelelahan saya pun tertidur sebentar.
Beberapa saat kemudian, saya melihat seorang wanita tidak jauh dari saya, dia juga menyandarkan diri di pohon sebelah saya, darimana datang nya tu cewek?? penasaran?? baca terus sampai selesai...
Saya pun mencoba berbicara sama gadis itu, mulai dari tanya nama nya, dimana rumah nya, siapa nama bapaknya, jam berapa dia mandi, sudah makan apa belum dan banyak pertanyaan lainnya, tapi saya lupa tanya dadanya ukuran berapa... :-D wkwkwkwk.
Nah, setelah ngobrol panjang lebar selama satu jam saya pun tau kenapa dia bisa ada disini mancari ketenangan dan kedamaian seperti saya, ternyata dia juga merasa GASLU alias ( Galau Selalu ) .
namanya adalah MARI Dia menceritakan bahwa dia akan menikah satu bulan lagi dan dia bahkan tidak mengenal siapa pria yang akan dinikahinya nanti, dia dijodohkan oleh orang tuanya, dia juga tidak pernah jatuh cinta, selesai begitulah ceritanya.
Dengan jantan saya pun bertanya, "seperti apakah kriteria pria yang kamu sukai...??".
Lalu dia menjawab "yang baik hati, yang tidak sombong, yang tidak mirip beruang, yang kuat dan bibirnya tidak monyong"
Saat Itupun saya langsung memegang bibir saya dan saya menyadari bahwa bibir saya agak monyong juga.
Mari menceritakan bahwa dia melarikan diri dari rumah karna tidak terima dengan perjodohan ini.
huh, dalam hati saya berfikir kenapa wanita secantik dia harus dijodohkan, saya juga berfikir kalau itu demi kebahagiaannya itu tidak masalah, asalkan dia bahagia, dan saya tidak harus ikut campur dalam urusan orang lain.
Tidak terasa hari sudah mulai gelap, saya berencana pulang bersama dengan MARI, dijalan saya banyak berbicara dengan dia tentang sesuatu yang dia suka, Mari bilang dia sangat menyukai boneka monyet.
Di perjalanan pulang saya ingin mengantar dia kerumah, rumah nya sangat jauh dari rumah saya, kalau saya tidak mengantar pulang seorang wanita cantik saya juga merasa sedikit khawatir, dia bilang dia menghilangkan dompetnya disuatu tempat sehingga dia tidak bisa pulang kalau tidak punya uang, rumah MARI terletak di kota, sekitar 20 kilometer dari desa tempat saya tinggal, saya antar dia dengan motor butut kesayangan saya.
Karna sedikit lapar di perjalanan saya ajak dia makan bakso, dia terlihat tersenyum dan makan dengan lahap dia terlihat sangat lapar sampai mulutnya belepotan, karna saya merasa tidak enak melihat mulutnya belepotan bekas bakso, saya ambil tisu dan saya lap mulutnya dengan pelan, saat itu mata kami saling menatap dan jantung ku berdetak DEG,DEG,DEG,DEG.....
Huh, selesai makan saya mau langsung antar dia pulang, tapi di perjalanan saya melihat ada toko boneka, saya teringat kalau MARI bilang dia sangat menyukai boneka monyet, mungkin saya bisa membelikan nya boneka monyet agar dia tidak merasa sedih lagi.
Setelah Saya belikan dia boneka monyet, dia terlihat sangat bahagia dan tersenyum dengan wajah cantiknya semakin manis saat tersenyum, huh ada apa dengan ku..?? apakah aku.... huh mungkin hanya perasaanku saja...
Setelah beberapa saat kami sampai dirumah MARI, wah rumahnya besar juga seperti nya dia orang kaya, sebelum dia masuk ke dalam rumah, kami bicara sebentar.
MARI : "Terimakasih ya kamu sudah mau antar aku pulang, traktir aku makan bakso, dan membelikan aku boneka monyet"
AKU "hah, gak papa kok, aku senang kalau kamu juga senang"
Tiba-tiba dia mencium pipi saya sambil tersenyum dan berlari masuk ke rumah, tiba-tiba dari pintu rumah dia bilang sambil teriak "TerimakaSih aku senang hari ini" sambil tersenyum dengan senyum manisnya, dan saat itu jantung ku makin berdetak kencang, mungkinkah aku telah JATUH CINTA...
begitulah akhir dari GASLU alias ( Galau Selalu ) kalau sobat suka sama cerita saya, saya bisa lanjutkan cerita ini sampai beberapa chapter, tapi kalau sobat kurang suka maka ceritanya sudah cukup sampai sini saja....
WASSALAMSumber : http://masterbona.heck.in